Ini Tanggapan Suzuki Jika Program Mobil Murah Dihapus
Selasa, 14/10/2014 09:29 WIB
Jakarta - Kabar bakal dihapusnya program mobil Low Cost and Green Car
(LCGC) sudah lama tercium. Kabar itu berhembus setelah presiden
terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan menghilangkan LCGC. Lalu
kira-kira apa tanggapan produsen yang ikut program LCGC?
Salah satunya adalah produsen mobil Suzuki. Menurut Suzuki, pihaknya akan tetap mengikuti peraturan dan keputusan pemerintah.
"LCGC
akan dihapus? Sebenarnya ini tidak hanya ditujukan kepada Suzuki, dan
seharusnya pertanyaan ini lebih tepat diajukan kepada Gaikindo, Menteri
Perdagangan dan Perhubungan, karena lahirnya LCGC ini juga tidak lepas
dari peran mereka," kata 4W Sales, Marketing and DND Director PT SIS
Davy Tuilan, beberapa waktu lalu.
"Kami dari suzuki tidak
mempersiapkan apa-apa (langkah baru-Red), karena kami ikut saja dengan
peraturan pemerintah. Karena ini juga berlaku untuk semua pabrikan (yang
melahirkan mobil LCGC-Red, jadi ini adil (tidak memihak)," tambahnya.
Namun jika boleh berpendapat, lanjut Davy. Dirinya sangat menyayangkan jika benar-benar keputusan tersebut terlaksana.
"Kalau
melihat penjualan se-bulan yang mencapai 12.000 unit, ini artinya
memang ada segmennya (di Indonesia-Red). Dan yang menarik adalah di
2014, kalau kita tidak keluarin LCGC, makan penjualan akan menurun di
Januari 2014 3-4 persen. Dan adanya LCGC membuat penjualan naik 6,6
persen," katanya.
"Kalau ada LCGC membuat meng-kanibalisasi
(memakan segmen lain-Red)? Enggak juga, karena ini (LCGC) tumbuh dan ini
menjadi segmen baru," tutupnya.
** Jika anda membutuhkan informasi tentang mobil Suzuki
Suzuki : Ertiga,Wagon R,Apv,Swift,Splash,PickUp Carry dan GranVitara
Hub :
Konsultan Suzuki anda
Rico
031.88622342 - flexi
0812.176968.56 (WA,Line) - simpati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar